Tahu Tek & Tahu Campur Surabaya

By |2019-03-28T10:02:29+00:00March 28th, 2019|Streetfood|

Kuliner Surabaya sudah sering lalu lalang di lidah kita setiap harinya. Sebut saja Rawon, Rujak Cingur, sampai Soto Lamongan. Kini tim Seia Serasa ingin memperkenalkan kuliner khas Surabaya lainnya yang tak kalah unik namun menarik lidah kita untuk mencoba.

Sate Kambing Tegal Yayan Gondrong

By |2019-03-28T09:56:41+00:00March 28th, 2019|Streetfood|

Banyaknya macam sate di Indonesia sungguh beragam dan pastinya setiap orang punya sate favoritnya masing-masing. Ketika kita berbicara tentang sate kambing, banyak orang yang cenderung kurang tertarik dikarenakan rasa dan wangi dagingnya yang cukup kuat.

Nasi Uduk & Ulam Ibu Yoyo

By |2019-03-28T10:03:24+00:00March 28th, 2019|Streetfood|

Dibesarkan namanya oleh Alm. Bapak Bondan Winarno, kedai kecil yang terselubung di gang sempit ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 1982. Walaupun keberadaannya beberapa kali tergusur oleh pembangunan kota, banyaknya dukungan dari para pelanggan setia membuat keluarga dibalik bisnis ini tetap gigih dalam menjajakan kreasi nasi uduk dan ulam khas Betawinya.

Bakmi Tanjung Duren Barat

By |2019-03-12T13:12:29+00:00March 12th, 2019|Streetfood|

Berbicara kuliner Indonesia, bisa dibilang hampir semuanya memiliki kekayaan rasa di setiap daerahnya. Tak terkecuali kuliner khas Makassar, sebut saja Sop Konro, Mie Pangsit Makassar, sampai Es Palu Butung. Semuanya seakan membuat lidah Anda menari bahagia.

Sop Ayam Pak Min Klaten

By |2019-03-12T13:06:10+00:00March 12th, 2019|Streetfood|

Terkadang makanan sederhana memang selalu menjadi pilihan. Bahan dasar terbaik, dipadukan dengan teknik memasak tradisional adalah perpaduan yang digemari banyak orang. Kali ini tim Seia Serasa mendatangi salah satu cabang Sop Ayam Pak Miin Klaten yang menyajikan sop ayam hangat yang pastinya cocok untuk dinikmati di musim penghujan seperti sekarang.

Sate Blora Tempelan

By |2019-03-12T13:05:42+00:00March 12th, 2019|Streetfood|

Sate ayam di ibukota sudah sangat menjamur, dan hampir semuanya merupakan sate ayam asal Madura, Jawa Timur. Yang perlahan proteinnya mulai berevolusi menggunakan daging kambing, telur ayam, sampai kulit ayam. Bumbu yang digunakan pun didominasi kacang halus yang diulek bersama asam jawa dan rempah lainnya.

Nasi Gandul Bu Endang

By |2019-03-04T13:10:10+00:00March 4th, 2019|Streetfood|

Bisa dibilang kuliner Jawa Tengah yang paling umum di benak masyarakat ialah kuliner seperti Gudeg, Nasi Liwet, Krecek, yang semuanya didominasi dari daerah Jogjakarta. Namun bila ditelusuri lebih lanjut, ternyata daerah lain di Jawa Tengah masih ada kuliner yang tak kalah uniknya.

Soto Mie H. Darjo

By |2019-03-04T10:30:08+00:00March 4th, 2019|Streetfood|

Jakarta yang merupakan Ibukota memiliki aspek kuliner yang sangat kaya hasil berkumpulnya ragam kuliner daerah di Indonesia. Nah salah satu yang paling banyak digemari adalah Soto Mie yang dikenal berasal dari Bogor.

Gado-Gado Bonbin

By |2019-03-03T21:41:46+00:00January 16th, 2019|Streetfood|

Siapa sangka ternyata di daerah Cikini dulu pernah ada kebun binatang pertama di Jakarta. Walaupun sejak tahun 1969 kebun binatang tersebut sudah dipindahkan ke area Ragunan, ada satu objek wisata kuliner yang menjadi saksi sejarah Indonesia yang sampai sekarang masih mendatangkan banyak pengunjung.

Pempek Megaria

By |2019-03-03T21:42:08+00:00January 16th, 2019|Streetfood|

Banyaknya penjaja pempek di Jakarta sepertinya tidak menjadi masalah bagi Pempek Megaria yang namanya sudah menjadi panutan bagi para pecinta makanan khas Palembang ini. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa Pempek Megaria adalah pempek nomor satu di Jakarta. Kira-kira apa yang membuat Pempek Megaria berbeda dari yang lain?